Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai ras dan budaya. Salah satunya adalah 7 permainan tradisional ini.  Karena anak-anak saat ini sangat sedikit yang masih memainkan permainan ini. Sebagian besar dari mereka sudah familiar dengan permainan elektronik. Untuk membuat anak-anak saat ini terlalu egois dan perorangan.

Hom Pimpa Alaium Gambreng

Sebelum memulai permainan biasanya kita membuat ini untuk memilih siapa yang akan menjadi pemain pertama. Permainan tradisional ini sangat populer karena ini pembukaan untuk setiap memulai permainan. Mainkan juga di Domino online terbaik saat ini.

7 Permainan Tradisional

Gasing (Berputar Atas / giroskop )

Permainan giroskop hampir diterima di seluruh wilayah di Indonesia. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki berusia 7-17 tahun, dapat dilakukan oleh individu dan dalam tim. Permainan tersebut terbuat dari kayu yang telah dibentuk sedemikian rupa dan bagian bawahnya paling tajam. Permainan ini kompetitif, mengadu keterampilan dan keterampilan dalam memutar giroskop.

Loncat Tali (Jumping Rope)

Di daerah di mana orang-orang pendukung budaya Melayu ada permainan yang disebut tali bebas. Inti dari permainan ini adalah untuk melompati karet yang diikat tali. Permainan penamaan berkaitan dengan perilaku atau tindakan pemain yang dilakukan sendiri, terutama pada lompatan terakhir. Dalam lompatan ini (yang terakhir), tali yang direntangkan oleh tinju pemegang terangkat tinggi ke udara. Fist hampir mirip dengan apa yang dilakukan oleh para pejuang ketika dia mengucapkan kata “Merdeka” (Independen).

Enggrang ( Walking on Stilts)

Egrang adalah permainan tradisional Indonesia yang belum diketahui secara pasti dari mana darinya, tetapi dapat ditemukan di berbagai daerah dengan nama yang berbeda seperti: beberapa wilayah Sumatra Barat dengan nama Tengkak-tengkak dari kata-kata Tengkak (lumpuh), Ingkau.

Gogorolongan atau Rorodaan

Gogorolongan adalah peralatan permainan tradisional. Terbuat dari kayu, bambu, atau sandal bekas, terutama sandal cakar. Triknya tidak begitu sulit dan mudah dilakukan oleh anak-anak dan tentu saja dengan modal murah, kemauan yang cukup dan keterampilan semata. Karena membuatnya mudah, maka, mainan pertama ini jadi anak-anak senang melakukannya.